berikut ini termasuk perlengkapan untuk k3 kecuali
Lebihmurah untuk pengiriman berdasarkan berat muatan e. Jalur transportasi ini memiliki keterbatasan dalam hal pengaturan 21. Moda transportasi pipeline khusus diperuntukkan hal-hal berikut ini, kecuali a. Gas Alam d. Bahan Kimia Cairan Kental b. Minyak Mentah e. Batubara c. Air 22. Peran pemerintah dalam transportasi adalah
Takhanya memberikan perlindungan, terdapat banyak kegunaan rambu rambu K3 konstruksi. Simak pembahasannya, berikut ini! Pengertian Rambu K3. Sebelum membahas lebih lanjut seputar rambu K3, maka alangkah baiknya untuk mengetahui pengertiannya terlebih dahulu. Untuk K3 nya sendiri adalah sebuah singkatan dari kata Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Oiyakali ini kakak ingin membagikan soal dari materi tentang Persamaan Dasar Akuntansi dari mata pelajaran Ekonomi untuk adik adik kelas XI SMA/MA Skip to Membeli perlengkapan dari Toko Sakha senilai Rp1.000.000,00 dengan syarat 2/10, n/30. Berikut ini yang tidak termasuk ke dalam kelompok aktiva tetap, yaitu . A. kas dan piutang
Sedangkan Kesehatan kerja merupakan sebuah upaya untuk menjaga kesehatan para pekerja dan mencegah pencemaran disekitar tempat kerjanya (masyarakat dan lingkungan). Ada beberapa syarat lingkungan kerja yang aman sala satunya yaitu adanya alat keselamatan kerja dan juga fasilitas untuk para pekerja, hal-hal juga menjadi sasaran dari k3 yang
Biasanyaperancah ini berbentuk frame (rangka). Untuk penggunaan jenis perancah ini diperlukan fondasi yang kuat sebagai pijakan utamanya. 2. Suspended Scaffolding. Platform ini terdiri angkor pengaman, tali atau kabel penggantung yang kuat dan sangkar gantung dengan lantai papan yang dilengkapi pagar pengaman, serta tidak memiliki penyangga
Vay Tien Online Me. Pengertian K3 – Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau disingkat K3 adalah instrumen yang melindungi pekerja, perusahaan, masyarakat dan lingkungan dari hal-hal merugikan yang dapat ditimbulkan oleh aktivitas pekerjaan. Bagi pekerja, K3 melindungi mereka dari bahaya yang terjadi selama proses bekerja dan juga efek kesehatan jangka panjang. Bagi perusahaan K3 bertujuan untuk mencegah kerugian yang ditimbulkan oleh kecelakaan kerja yang dapat menghambat produksi & produktivitas kerja. Sedangkan bagi lingkungan dan masyarakat, K3 bertujuan untuk mencegah timbulnya dampak negatif dari alat atau sumber-sumber produksi. Untuk mengetahui lebih jelas tentang pengertian K3 dan tujuan kesehatan dan keselamatan kerja. Berikut penjabaran selengkapnya; Daftar Isi ArtikelPengertian K3Fungsi K3Tujuan K3Prosedur K3Jenis Bahaya Dalam K31. Bahaya Jenis Kimia2. Bahaya Jenis Fisika3. Bahaya Jenis Proyek/PekerjaanARTIKEL LAINNYA Pengertian K3 Pengertian K3 adalah upaya untuk meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental, dan sosial pada tingkat tertinggi untuk semua jenis pekerjaan, mencegah masalah kesehatan akibat pekerjaan, dan melindungi pekerja dari risiko kerja. K3 berperan untuk menjamin setiap tenaga kerja mendapat perlindungan kesehatan dan keselamatan selama bekerja, menjamin setiap sumber produksi layak dan aman digunakan sehingga mengurangi resiko kerugian yang diakibatkan oleh kecelakaan kerja. Nah, K3 sendiri mencakup semua hal yang bisa memproteksi dan menyejahterakan para pekerja. Mulai dari Undang-undang kesehatan, ketenagakerjaan dan keselamatan kerja, Manajemen K3, Pembuatan Standar Operasional Prosedur, perbaikan alat produksi secara berkala, pembuatan rambu-rambu peringatan, asuransi, pemeriksaan kesehatan rutin, pengawasan leader di lapangan dan lain sebagainya. Pengertian K3 Menurut Para Ahli Menurut Mathis dan Jackson, Pengertian K3 adalah kegiatan untuk menjamin terwujudnya kondisi kerja yang aman bagi karyawan, menghindarkannya dari gangguan fisik dan mental, mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan tugas, serta memberikan bantuan, baik dari lembaga pemerintah maupun perusahaan. Menurut Hadiningrum, Pengertian K3 adalah Pengawasan terhadap sumber daya manusia, mesin, material, dan metode yang mencakup lingkungan kerja agar pekerja tidak mengalami kecelakaan. Fungsi K3 Konsep K3 dirancang untuk memberikan jaminan agar aktivitas kerja di perusahaan bisa berjalan dengan lancar. Dalam pelaksanaannya, K3 memiliki banyak fungsi, baik bagi perusahaan maupun karyawan, yaitu Sebagai pedoman dalam mengidentifikasi serta menilai risiko dan bahaya terhadap keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja. Sebagai referensi dalam memberikan saran tentang perencanaan, proses pengorganisasian, desain tempat kerja, dan implementasi pekerjaan. Sebagai pedoman dalam memantau keselamatan dan kesehatan para pekerja di lingkungan kerja. Sebagai dasar dalam memberikan saran tentang informasi, pendidikan, dan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja serta alat pelindung kerja; Sebagai pedoman dalam menciptakan desain, metode, prosedur, dan program pengendalian bahaya. Sebagai referensi dalam mengukur efektivitas langkah-langkah dan program pengendalian bahaya. Sebagai alat dalam mengelola pertolongan pertama pada kecelakaan dan tindakan darurat lainnya. Tujuan K3 Secara umum, adanya kewajiban menyelenggarakan K3 di dalam sebuah perusahaan bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat aktivitas di tempat kerja serta melindungi semua sumber produksi agar dapat digunakan secara efektif. Di samping itu, pelaksanaan K3 juga memiliki beberapa tujuan khusus seperti poin-poin di bawah ini; Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja. Mencegah timbulnya beragam penyakit akibat kerja, baik itu dalam bentuk fisik, psikis, infeksi, keracunan atatu penularan. Meningkatkan kesejahteraan, kesehatan dan perlindungan terhadap para pekerja baik selama ataupun setelah masa kerja. Membantu para pekerja agar optimal dalam bekerja. Menciptakan sistem kerja yang aman. Memastikan bahwa kondisi alat kerja aman, nyaman dan layak untuk digunakan. Mencegah kerugian akibat terjadinya kecelakaan kerja. Melakukan pengendalian terhadap resiko-resiko yang ada di lingkungan kerja. Memelihara kebersihan, kesehatan dan ketertiban lingkungan kerja dan lingkungan disekitarnya. Prosedur K3 Dalam implementasinya, K3 dilaksanakan melalui prosedur tertentu yang harus diikuti oleh perusahaan dan karyawan. Prosedur ini berlaku secara umum oleh semua jenis perusahaan, baik kantor, pabrik, tambang, maupun lainnya. Prosedur K3 adalah proses kegiatan yang wajib diikuti atau ditaati setiap pekerja demi menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja sehingga pekerjaan bisa dilaksanakan hingga selesai. Untuk memastikan prosedur K3 dijalankan dengan baik, perusahaan menunjuk seseorang sebagai pengawas. Tujuan Ditetapkannya Prosedur K3 Adalah Untuk Memudahkan pekerja dalam mengikuti arahan K3 untuk menghindari hal yang tidak diinginkan; Menjamin pekerja dapat melaksanakan tugasnya dengan aman dan tertib; Menginformasikan secara cepat kepada pihak lain yang terkait jika terjadi masalah saat bekerja; Melaporkan kejadian langsung yang mencurigakan di lokasi kerja; Memastikan setiap pekerja memahami pentingnya K3 dan mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan Menjamin setiap perlengkapan dan peralatan kerja alat pelindung diri/APD dapat digunakan dengan baik dan efektif; Bagi perusahaan, prosedur K3 sangat penting untuk mengurangi kerugian akibat kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas perusahaan. Peningkatan produktivitas akan tercapai jika perusahaan bisa menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan efektif. Contoh Prosedur K3 Sederhana Mengikuti apel dan mengisi absensi. Mengikuti briefing pertama tentang pengenalan alat pelindung diri APD dan penggunaan alat-alat yang dipimpin pengawas K3. Melakukan pemeriksaan atau pengecekan APD untuk memastikan alat-alat yang akan digunakan tidak rusak atau cacat sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan atau memengaruhi kesehatan pekerja. Memakai APD secara benar dengan mengikuti instruksi dari pengawas K3 dan pengawas memastikan APD sudah digunakan secara benar. Melakukan inspeksi terhadap mesin atau peralatan yang akan digunakan dalam bekerja. Mengikuti briefing kedua yang dipimpin pengawas K3 mengenai mekanisme kerja untuk menghindari kecerobohan pekerja. Memulai pekerjaan sesuai tugasnya masing-masing. Selain pekerja, pengawas K3 pun harus mengikuti prosedur yang ditetapkan untuknya setelah para pekerja memulai pekerjaannya, yaitu; Melakukan pengecekan ulang untuk mengetahui apakah pekerja melakukan pekerjaan sesuai prosedur K3 atau tidak; Melakukan patroli keamanan untuk memastikan keamanan pekerja dan melakukan penertiban sesuai peraturan perusahaan; Melakukan pendataan kejadian di lapangan, termasuk mencatat apakah ada kecelakaan yang terjadi saat pekerjaan berlangsung atau tidak. Jenis Bahaya Dalam K3 Sebelum membahas mengenai contoh-contoh bahaya yang termasuk dalam K3, perlu diketahui beberapa istilah bahaya yang sering ditemui dalam lingkungan kerja. HAZARD berkaitan dengan sumber bahaya adalah suatu keadaan yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan, penyakit, dan kerusakan, atau menghambat pekerja dalam menjalankan pekerjaannya. DANGER berkaitan dengan tingkat bahaya adalah peluang bahaya yang sudah terlihat atau kondisi bahaya sudah ada, tetapi masih dapat dicegah dengan berbagai tindakan. RISK adalah perkiraan tingkat keparahan yang akan timbul jika terjadi bahaya dalam siklus tertentu. INCIDENT adalah munculnya kejadian bahaya atau kejadian yang tidak diinginkan. ACCIDENT adalah kejadian bahaya yang disertai adanya korban atau kerugian manusia ataupun benda. Tanpa melihat jenis perusahaannya, bahaya K3 dapat dibagi dalam tiga jenis, yaitu jenis kimia, fisika, dan proyek/pekerjaan. Berikut pengertian masing-masing jenis tersebut berikut contoh-contohnya. 1. Bahaya Jenis Kimia Yang dimaksud bahaya jenis kimia adalah bahaya yang timbul akibat menghirup atau terjadi kontak antara dengan bahan kimia berbahaya, seperti abu sisa pembakaran kimia, uap bahan kimia, dan gas bahan kimia. 2. Bahaya Jenis Fisika Bahaya jenis fisika adalah bahaya yang timbul akibat kondisi fisik lingkungan kerja, misalnya temperatur udara yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, ruangan yang sangat bising, atau kondisi udara yang tidak normal. Keadaan ini dapat mengakibatkan suhu tubuh menjadi tidak normal atau pendengaran rusak. 3. Bahaya Jenis Proyek/Pekerjaan Bahaya yang terkait dengan proyek atau pekerjaan dapat ditimbulkan dari kurangnya pencahayaan, aktivitas pengangkutan barang, dan bahaya yang bisa ditimbulkan dari penggunaan peralatan. Bahaya ini bisa mengakibatkan pekerja mengalami kerusakan penglihatan atau terluka. Pemerintah telah menetapkan K3 sebagai hal yang wajib diperhatikan para pengusaha dan pekerja melalui peraturan legal. Namun, pelaksanaan K3 tidak boleh dijadikan sebagai beban, tetapi harus bisa menjadi budaya dan bagian dari aktivitas sehari-hari. Demikian tulisan singkat mengenai pengertian Kesehatan dan keselamatan kerja K3 beserta dengan fungsi, jenis, tujuan K3 dan informasi lainnya. Semoga bermanfaat, Sekian dan .. WASSALAM
Kita sering mendengar yang namanya Alat Pelindung Diri APD untuk K3. Sebenarnya apa sih yang dimaksud Alat Pelindung Diri APD atau Personal Protective Equipment PPE ini? APD adalah alat-alat atau perlengkapan yang wajib digunakan untuk melindungi dan menjaga keselamatan pekerja saat melakukan pekerjaan yang memiliki potensi bahaya atau resiko kecelakaan kerja. Dikarenakan setiap pekerjaan memiliki resiko yang berbeda, maka Alat-alat Pelindung Diri APD yang digunakan harus sesuai dengan potensi bahaya dan resiko pekerjaannya masing-masing sehingga efektif melindungi pekerja sebagai penggunanya. Sebagai contoh, di dalam industri Manufaktur terutama yang bergerak dalam Produksi Perakitan Elektronika, beberapa resiko pekerjaan yang berpotensi membahayakan keselamatan dan kesehatan serta berpotensi menimbulkan kecelakan kerja bagi karyawan antara lain proses menyolder, proses pemotongan kaki Komponen Elektronika, proses penggunaan bahan-bahan kimia, suara-suara yang timbul akibat mesin produksi, pembuangan limbah dan kegiatan pemindahan bahan-bahan produksi. Oleh karena itu, para pekerja yang mengerjakan proses tersebut memerlukan perlengkapan atau alat untuk melindungi dirinya sehingga mengurangi resiko bahaya dan kecelakaan kerja. Alat Pelindung Diri atau APD ini merupakan salah satu syarat penting dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau SMK3. Alat Pelindung Diri APD dapat dibagi menjadi 3 kelompok yaitu Alat Pelindung Kepala antara lain Helmet Topi Pengaman, Safety Glass Kacamata Pengaman, Masker, Respirator, Ear Plugs Penutup Telinga.Alat Pelindung Badan antara lain Apron, Jas LaboratoriumAlat Pelindung Anggota Badan diantaranya adalah Sepatu Pelindung Safety Shoes/Boot, Sarung Tangan Hand Gloves. Dengan menggunakan APD sesuai standar keamanan, maka potensi atau resiko kecelakaan kerja dapat diminimalisir. Maka dari itu jika saat ini Anda sedang mencari APD untuk perlindungan kerja, maka pastikan APD yang Anda pilih sudah memenuhi standar safety sesuai regulasi pemerintah. Minimal APD Anda sudah ber-standar SNI.
20+ Jenis Alat Pelindung Diri K3 – Daftar Peralatan, Fungsi, Penjelasan by Alvin Vivian Februari 23, 2022 Keselamatan dalam bekerja adalah suatu hal yang sangat wajib untuk selalu diperhatikan dan diprioritaskan oleh pihak perusahaan maupun pekerja. Demi menjamin terlaksananya hal tersebut, K3 atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja sudah diatur dalam sebuah Undang-Undang Ketenagakerjaan. Tak hanya itu, perusahaan dan pekerja juga harus mengetahui mengenai keselamatan kerja sesuai dengan standar yang berlaku di dalam UU. Mari simak penjelasan mengenai peralatan K3 apa saja yang diperlukan beserta fungsi dan penjelasan guna melindungi diri saat Apa Itu Peralatan K3Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang biasa disebut dengan K3, merupakan sebuah upaya dan usaha guna mencegah terjadinya suatu resiko kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, peledakan, kebakaran bahkan pencemaran lingkungan. Sedangkan, alat K3 sendiri memiliki pengertian yakni sebuah alat yang memiliki kemampuan untuk melindungi diri seseorang dari potensi kecelakaan atau kelalaian yang ada di tempat kerja. Alat perlindungan diri terdiri dari kelengkapan atau kebutuhan wajib yang harus dipakai oleh pekerja proyek yang sesuai dengan kondisi di lingkungan Indonesia sendiri telah banyak undang-undang yang mengatur peralatan K3. Pada UU Tahun 1970, membahas seputar keselamatan kerja. Untuk UU Tahun 1992, membahas mengenai kesehatan para pekerja. Dan yang terakhir pada UU Tahun 2003, berisi seputar ketenagakerjaan. Sebagai penjabaran dari aturan tersebut juga dikeluarkan lah Peraturan Pemerintah dan Keputusan Presiden terkait penyelenggaraan menggunakan alat pelindung diri kesehatan atau peralatan K3, telah dijelaskan dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. mengenai APD atau alat pelindung diri. Hal ini dimaksudkan agar perusahaan menyediakan peralatan K3 yang sesuai dengan SNI bagi para pekerjanya. Dengan memfasilitasi pekerja dengan alat K3 yang sesuai dapat membantu perusahaan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan pastinya dapat menghindari hal-hal buruk Alat Pelindung Diri K3Setelah membahas mengenai definisi K3 hingga undang-undang yang turut mengatur keselamatan pekerja secara singkat. Berikut penjabaran tentang peralatan K3 beserta PengamanHelm pengaman atau topi pelindung berguna untuk melindungi bagian kepala pekerja dari berbagai paparan bahaya. Seperti contoh kejatuhan benda maupun paparan aliran listrik. Ketika menggunakan peralatan K3 satu ini, disarankan sesuai dengan lingkar kepala pekerja agar nyaman ketika digunakan dan efektif Helmet memiliki 3 jenis berbeda berdasarkan fungsi perlindungannya. Yang pertama ada jenis Helmet G dengan Tipe General yang berguna untuk melindungi kepala dari sebuah benturan ataupun kemungkinan terjatuhan benda dan mengurangi paparan listrik yang memiliki tegangan rendah sampai Helmet E dengan Tipe Electrical memiliki fungsi yang sama dengan Tipe G, hanya saja pada tipe ini dapat mengurangi paparan listrik yang memiliki tegangan tinggi sampai sekitar Volt. Sedangkan Tipe Conductive C hanya dapat melindungi dari benturan dan kejatuhan Pengaman Safety GlassesAlat K3 satu ini digunakan untuk melindungi bagian mata dari bahaya kemungkinan jatuhnya benda tajam, debu, partikel kecil, percikan bahan kimia dan mengurangi sinar yang menyilaukan. Kacamata pengaman ini memiliki 2 jenis yang berbeda yakni Safety Spectacles dan Safety Spectacles memiliki bentuk sama dengan kacamata pada umumnya dan hanya dapat melindungi dari benda tajam, partikel kecil, debu dan sinar. Biasanya digunakan saat proses pemotongan dan menyolder sesuatu. Sedangkan Safety Goggles, bentuknya menempel tepat di muka dan umumnya dipakai oleh pekerja di teknisi mesin produksi. Agar dapat terhindar dari percikan bahan kimia, uap, debu dan K3 selanjutnya yang wajib digunakan guna menjadi alat pelindung diri kesehatan adalah masker. Sebagai pelindung pada bagian pernapasan seperti hidung dan mulut, menghindari paparan bahan berbahaya seperti debu bahan kimia, asap solder dan bau bahan kimia. Umumnya dibuat dengan bahan kain ataupun kertas. Ketika bekerja, masker ini cocok digunakan saat proses K3 ini memiliki fungsi yang hampir mirip dengan masker. Hanya saja respirator biasa digunakan pada lingkungan kerja yang memiliki potensi bahaya tinggi. Sebagai contoh, pada lingkungan kerja yang berkecimpung di lingkungan kimia, nuklir, gua dan WajahFace Shield merupakan komponen alat pelindung diri yang sangat penting, guna mengurangi kemungkinan bila wajah akan terpapar percikan larutan panas, goresan benda tajam, air, udara dan zat kimia yang berbahaya. Umumnya, alat ini digunakan pada aktivitas atau proses Telinga Ear MuffPenutup atau Ear Muff adalah peralatan K3 yang biasa dipakai untuk menjaga dan melindungi organ pendengaran dari suara yang berfrekuensi tinggi. Ear Muff bisa mengurangi frekuensi suara hingga 20dB sampai 30dB. Bagiannya yang terdiri dari headband dan earcup, terbuat dari bantalan busa yang dapat melindungi seluruh bagian luar digunakan para pekerja teknisi mesin dan generator. Namun, saat penggunaan alat ini dengan jangka waktu lama ada baiknya untuk dihindari karena dianggap dapat membuat bantalan Telinga Ear PlugKetika menggunakan alat ini dapat menghalau atau menghambat suara bising yang dapat merusak organ dalam telinga. Intensitas suara dapat berkurang 10dB hingga 15dB. Ada dua jenis ear plug, untuk jenis yang pertama dapat dipakai berulang kali atau non disposable dan satunya lagi hanya dapat digunakan dalam sekali pakai atau disposable ear plug terbuat dari kapas sedangkan non disposable ear plug dibuat dengan bahan utamanya berupa plastik cetak atau karet. Peralatan K3 ini biasanya digunakan para pekerja yang ruang produksi yang memiliki suara mesin atau CoverallWearpack merupakan pakaian khusus yang digunakan para pekerja di lingkungan kerja yang memiliki risiko tinggi. Biasanya pakaian ini menutupi leher sampai mata kaki yang mana bisa mengamankan dan melindungi seluruh bagian tubuh. Bahan yang digunakan biasanya drill ataupun katun bagi pekerja yang tidak berhubungan langsung dengan api. Pada wearpack biasanya terdapat sebuah garis terang yang berguna untuk menghindari risiko tertabrak maupun kelalaian manusia SafetyPeralatan K3 ini merupakan komponen alat pelindung diri kesehatan bagi pekerja yang biasanya bertugas pada malam hari atau ketika di lokasi kerjanya tidak memadai dalam hal penerangan. Rompi yang baik biasanya berbahan poliester dan pastinya mampu memantulkan cahaya. Dikarenakan telah didesain khusus dengan tambahan sebuah Pelindung Safety ShoesSafety Shoes atau Sepatu Pelindung adalah perlengkapan yang berguna melindungi bagian kaki dari sebuah bahaya benda tajam, kejatuhan benda, larutan kimia bahkan aliran listrik. Sepatu jenis ini biasanya lebih tahan lama sehingga dapat digunakan secara optimal dalam tenggang waktu yang panjang. Peralatan K3 satu ini ada yang didesain agar tahan selip, tahan listrik, tahan bahan kimia bahkan tahan panas, dapat disesuaikan dengan Karet atau BootsKetika bekerja di tempat konstruksi dan tidak menggunakan sepatu yang sesuai maka bagian kaki dapat terluka dengan mudah akibat dari benda tajam yang ada di tanah. Oleh sebab itu, menggunakan sepatu boots dapat melindungi bagian kaki Anda dari bahaya tusukan benda yang tajam, bahan-bahan kimia yang berbahaya, cairan panas dan Tangan Safety GlovesPeralatan K3 ini berfungsi melindungi tangan agar tidak melakukan kontak langsung dengan bahan kimia dan terluka akibat bersentuhan dengan benda tajam. Terdapat 4 jenis sarung tangan yang biasa digunakan dalam bekerja. Untuk Cotton Gloves dan Leather Gloves berguna melindungi tangan dari sayatan, tergores dan luka Gloves atau sarung tangan karet berguna untuk melindungi tangan supaya tidak melakukan kontak langsung dengan bahan kimia. Dan yang terakhir ada Electrical Gloves yang mana berfungsi melindungi tangan dari arus listrik yang memiliki tegangan rendah hingga CoatJas hujan berfungsi untuk melindungi dan menjaga diri dari suatu percikan air, ketika pekerja harus berada di bawah hujan ataupun harus mencuci peralatan dengan kapasitas air yang besar. Beberapa jas hujan didesain khusus agar tak hanya dapat tahan terhadap air tetapi juga tahan terhadap panas dan Safety Life VestPeralatan K3 ini merupakan alat pengaman diri, apabila terjatuh kedalam air tidak langsung tenggelam. Biasanya pelampung ini digunakan khusus pada proyek-proyek besar. Seperti pada pembuatan jembatan yang panjang, dermaga, bendungan, pelabuhan dan Pengaman Safety BeltSafety Belt digunakan sebagai alat pelindung diri seorang supir dan pelindung bagi penumpang di kendaraan proyek pengangkut material. Alat K3 ini juga berguna untuk mencegah terjadinya suatu hal, seperti benturan antara manusia dengan kendaraan bila terjadi suatu HarnessBody Harness merupakan perlengkapan yang berfungsi untuk melakukan pekerjaan di atas ketinggian. Alat ini dapat menghindari kemungkinan bahwa tubuh akan terjatuh. Dipakai di seluruh tubuh dan ada tambatan atau pengaman yang terletak dibagian APARSelain pelindung diri ada juga alat yang berguna sebagai alat perlindungan diri, bagi keselamatan dari adanya bahaya kebakaran di lokasi proyek. Alat Pemadam Api Ringan atau APAR merupakan alat yang dapat mengendalikan api atau memadamkan api dalam skala yang ringan. Biasanya berbentuk tabung dengan isi bahan pemadam api bertekanan merupakan peralatan K3 yang berfungsi sebagai pendeteksi dari berbagai potensi kecelakaan yang ada. Alat ini dapat mendeteksi munculnya gas karbon monoksida, asap yang memicu kemunculan api, temperatur dari arus listrik bahkan mendeteksi biasanya dikombinasikan dengan alat detektor. Alat ini berfungsi agar orang-orang di tempat kerja dapat mengetahui hasil dari detektor dengan suara yang dihasilkannya. Sebagai contoh, alarm kebakaran yang aktif bila detektor mendeteksi asap ataupun gas yang ada di sekitar area SystemRelief System merupakan sebuah peralatan K3 yang mana berfungsi untuk mempertahankan dan menjaga kondisi tempat kerja agar tetap nyaman dan pastinya aman. Sebagai contoh, sebuah tangki yang mempunyai tekanan lebih maka alat ini dapat terbuka secara otomatis, hal ini membuat tekanannya akan tetap terjaga dalam kondisi yang Fisik Physical GuardAlat keselamatan kerja ini berguna untuk mencegah pekerja melakukan kontak fisik langsung dengan energi atau bahan yang berbahaya. Contohnya, pada alat rockwool yang dipasang di pipa dapat mencegah pekerja untuk kontak langsung dengan energi panas yang PenyelamatPeralatan K3 terakhir yang pastinya harus ada di area kerja atau proyek, yakni kotak penyelamat P3K. Alat ini digunakan apabila ada suatu kecelakaan serta dapat berfungsi untuk mengurangi rasa sakit atau dampak yang ditimbulkan dari suatu kecelakaan penjelasan singkat mengenai peralatan K3 beserta jenis-jenisnya. Idealnya di tempat kerja harus menyediakan alat pelindung diri kesehatan yang sesuai dengan standar. Seperti yang ditulis oleh Menakertrans, mengatakan bahwa pekerja boleh menyatakan keberatan jika di area kerjanya tidak disediakan alat K3 yang memadai. Artikel Terkait Artikel Terbaru Artikel Populer
Berikut ini termasuk perlengkapan untuk K3, kecuali A. apron B. kacamata C. sapu tangan D. masker E. sarung tangan jawaban Berikut ini termasuk perlengkapan untuk K3, kecuali C. Sapu Tangan Pembahasan Pengertian K3 atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah sebuah bentuk dari pemikiran dan juga upaya yang akan dilakukan untuk memberikan jaminan dari keutuhan dan juga kesempurnaan jasmani serta rohani tenaga kerja yang dimana secara khusus dan manusia pada umumnya dengan hasil karya dan juga budaya untuk bergerak ke bagian masyarakat adil dan makmur. Manfaat K3 di kehidupan pekerjaan adalah Memberikan pemahaman akan berbahayanya dan juga resiko dari pekerjaan yang dilakukan Memberikan pemahaman dari tindakan untuk melakukan pencegahan sehingga tidak akan terjadinya sebuah kecelaan Memahami akan hak dan juga kewajiban yang dimana secara khusus berada didalam peraturan dengan keselamatan dan juga kesehatan kerja
Soal Jawaban K3LH Terbaru Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup – 50 soal pilihan ganda tentang k3 beserta jawabannya, soal k3 dan jawabannya, soal pilihan ganda tentang keselamatan kerja beserta jawabannya, contoh soal k3 essay dan jawabannya, soal dan jawaban k3lh kelas 10 semester 1, soal dan jawaban tentang lingkungan kerja, soal dan jawaban k3lh kelas 10 semester 2, soal tentang k3,1. Tidak cukup alat-alat, perlengkapan dan barang-barang atau bahan-bahan, sehingga kecelakaan dapat terjadi termasuk faktor…..a. manusia b. pengusaha c. perusahaan d. undang-undang e. lingkungan2. Kurang atau lemahnya pengetahuan dan keterampilan keahlian termasuk faktor…..a. manusia b. pengusaha c. perusahaan d. undang-undang e. lingkungan3. Kondisi-kondisi yang tidak standar merupakan tindakan yang akan menyebabkan…..a. ketenangan b. keraguan c. kecelakaan d. kebiasaan e. ketegangan4. Terburu-buru atau tetesa-gesa dalam melakukan pekerjaan termasuk tindakan tidak aman dari…..a. lingkungan tempat kerja b. pengusaha industri c. orang yang bersangkutan d. pengawas pekerjaan e. direktur perusahaan5. Untuk mengetahui adanya kondisi berbahaya yang harus dilakukan pengawasan yang seksama terhadap…..a. pengurus tempat kerja b. direktur tempat kerja c. para pekerja d. Iingkungan kerja e. undang-undang K36. Untuk mengendalikan sumber bahaya secara teknis, pada bejana-bejana tekanan tinggi, dipasang alat-alat kontrol berupa….a. fuse warning b. safety valve c. switch warning d. tube valve e. fuse hight pressure7. Kenakan pakaian yang tahan terhadap api, tertutup rapat, dan…..a. longgar b. berdasi c. berlubang d. berwarna gelap e. berkancing8. Suatu usaha untuk menghindarkan tindakan-tindakan yang tidak aman dan pekerja serta mengusahakan lingkungan kerja yang tidak mengandung faktor-faktor yang membahayakan disebut…..a. pencegahan kecelakaan b. tindakan tidak aman c. tindakan pengamanan d. pencegahan tindakan e. menghindarkan keamanan lingkungan9. Kecelakaan kerja banyak terjadi di perusahaan industri maupun di tempat umum, sehingga kita perlu…..a. mewaspadai terjadinya kecelakaan b. menjauhi tempat tersebut c. mencari tempat kerja yang aman d. mempelajari tempat tersebut e. mengambil tindakan pada tempat kerja tersebut10. Untuk menghindarkan tusukan benda tajam atau terbakar oleh zat kimia dibutuhkan…..a. alat pelindung kepala b. alat pelindung mata c. alat pelindung tangan d. alat pelindung badan e. alat pelindung kaki11. Pada waktu menempa dan mengelas, lengan baju hendaknya…..a. digulung b. jangan digulung c. terbuat dari bahan wol d. dibuat ketat e. berlubang12. Sengaja melanggar peraturan keselamatan yang diwajibkan adalah salah satu tindakan tidak aman yang dilakukan oleh…..a. lingkungan b. tempat kerja c. peralatan kerja d. seorang pekerja e. undang-undang K313. Pada waktu bekerja sebagai operator, haruslah memenuhi hal berikut, kecuali…..a. memakai pakaian kerja yang rapi b. rambut harus pendek c. memakai dasi d. lepaskan semua cincin e. jangan menyimpan benda tajam dalam saku14. Berikut ini saran dalam memilih pakaian kerja yang aman, kecuali…..a. pemilihan pakaian b. pemilihan bahan c. pemilihan kain yang mahal d. pemilihan pakaian kerja e. pemilihan sepatu15. Beberapa titik rawan dalam tubuh yang perlu mendapat perhatian pada saat kerja di bengkel adalah…..a. mata harus terlindung b. rambut panjang c. memakai dasi d. memakai pakaian berlebihan e. memakai jam16. Berikut ini yang tidak termasuk cara berpakaian yang benar dalam bekerja adalah…..a. baju lengan pendek b. menggunakan pelindung kepala c. menggunakan kacamata kerja d. menggunakan arloji e. tidak memakai dasi17. Tukang las pada saat bekerja di bengkel harus menggunakan…..a. helm b. dasi c. sarung d. celana jeans e. kacamata hitam18. Api kelas B tidak boleh dipadamkan menggunakan air karena…..a. dapat menyebabkan kerusakan pada benda b. dapat membasahi bend c. dapat menyebarkan cairan yang disiram d. dapat menyebabkan api membesar e. dapat membahayakan yang berada disekitarnya19. Menanggulangi api kelas C dengan cara…..a. menyiram dengan air b. memadamkan dengan kain basah c. semprotkan dengan air d. menggunakan Apar e. menggunakan BCE20. Memadamkan api yang berisi cairan yang mudah terbakar seperti cat yang mempunyai panas dan bisa menyala lagi jika terkena oksigen harus dipadámkan menggunakan…..a. pemadam berisi zat cair b. pemadam karbon dioksida c. menggunakan BCF d. pemadam dan busa e. pemadam dan bubuk kering21. Pada waktu bekerja sebagai operator, haruslah memenuhi hal sebagai berikut, kecuali…..a. memakai pakaian kerja yang rapi b. rambut harus pendek c. memakai dasi d. lepaskan semua cincin e. jangan menyimpan benda tajam dalam saku22. Masker yang berguna untuk melindungi pernapasan dari serbuk logam, penggerindaan atau serbuk kasar lainnya adalah…..a. masker penyaring debu b. masker berhidung c. masker berselaput d. masker kain e. masker asbes23. Dalam memilih pakaian kerja yang aman adalah sebagai berikut, kecuali…..a. nyaman untuk dipakai b. bahan dan katuri c. bahan dan wool d. ukuran pakaian harus longgar e. berkancing24. Berikut yang tidak termasuk cara berpakaian kerja yang benar adalah…..a. baju lengan pendek b. menggunakan kaca mata kerja c. tidak menggunakan dasi d. menggunakan arloji e. menggunakan pelindung kepala25. Berikut ini cara mengangkat dan memindahkan barang yang benar, kecuali…..a. mengangkat dengan punggung rata b. mengangkat dengan punggung miring c. mengangkat dengan punggung tertekuk d. mengangkat dengan posisi jongkok e. mengangkat sedekat mungkin dengan benda26. Hal yang perlu diperhatikan dalam mengangkat benda atau barang adalah…..a. bentuk benda yang akan diangkat b. kekuatan tubuh c. postur tubuh d. jenis benda e. fungsi benda27. Dalam mengangkat benda yang cukup berat usahakan posisi punggung lurus dan pergunakan otot…..sebagai tangan b. paha c. perut d. punggung e. leher28. Dalam mengangkat barang di atas bahu akan mengakibatkan beban bertumpu pada…..a. otot paha b. seluruh badan c. otot pinggang d. otot perut e. otot lengan29. Untuk para pekerja diperlukan perlengkapan kerja sebagai berikut, kecuali…..a. sepatu b. tas c. topi d. jaket e. rambu-rambu30. Peralatan kerja yang berfungsi untuk melindungi kepala dan benda yang jatuh sewaktu bekerja adalah…..a. kedok atau pelindung hidung dan mulut b. pelindung telinga c. helm d. topeng e. sepatu lasJawaban Jawaban ini adalah versi penulis1. E 2. A 3. C 4. A 5. D 6. E 7. E 8. A 9. A 10. D 11. B 12. D 13. C 14. C 15. A 16. A 17. E 18. D 19. D 20. E 21. C 22. A 23. D 24. A 25. A 26. A 27. B 28. C 29. B 30. C
berikut ini termasuk perlengkapan untuk k3 kecuali